PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI LEARNING LOSS PASCA PEMBELAJARAN DARING
Keywords:
Kata Kunci: Guru Pendidikan Agama Islam, learning loss, pembelajaran daring, pendidikan karakter, strategi pembelajaran.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi *learning loss* pasca pembelajaran daring yang terjadi akibat perubahan sistem pendidikan selama masa pembelajaran jarak jauh. Fenomena *learning loss* menjadi salah satu tantangan utama dalam dunia pendidikan karena berdampak pada menurunnya kemampuan akademik, pemahaman materi pembelajaran, motivasi belajar, serta pembentukan karakter peserta didik. Guru Pendidikan Agama Islam memiliki posisi strategis dalam membantu peserta didik memulihkan capaian pembelajaran melalui berbagai pendekatan pedagogis, sosial, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (*library research*). Data diperoleh melalui berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal nasional dan internasional, artikel ilmiah, serta dokumen yang relevan dengan fokus penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam mengatasi learning loss melalui beberapa strategi, yaitu melakukan pemetaan kemampuan peserta didik, menerapkan pembelajaran yang adaptif dan inovatif, memberikan penguatan motivasi belajar, memanfaatkan media pembelajaran yang menarik, melakukan pendampingan akademik secara intensif, serta memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Selain itu, guru PAI juga berperan sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, dan teladan dalam membangun kembali semangat belajar peserta didik pasca pembelajaran daring. Implementasi strategi pembelajaran yang tepat mampu membantu peserta didik meningkatkan pemahaman materi, membangun kembali keterampilan belajar, serta meminimalisasi dampak *learning loss* yang terjadi. Oleh karena itu, optimalisasi peran guru Pendidikan Agama Islam menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pemulihan kualitas pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan pasca pembelajaran daring.
