MANAJEMEN FASILITAS DAN INFRASTRUKTUR PENDIDIKAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR
Keywords:
Manajemen Fasilitas, Infrastruktur Pendidikan, Aktivitas Belajar Mengajar, Kualitas Pendidikan.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen fasilitas dan infrastruktur pendidikan serta kontribusinya dalam meningkatkan efektivitas aktivitas belajar mengajar di sekolah. Fasilitas dan infrastruktur yang memadai merupakan salah satu faktor determinan yang mendukung kelancaran proses instruksional dan kenyamanan psikologis warga sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana yang efektif meliputi empat tahapan krusial, yaitu: perencanaan kebutuhan yang partisipatif, pengadaan yang transparan, pemeliharaan berkala yang konsisten, serta inventarisasi yang tertib. Optimalisasi pemanfaatan fasilitas—seperti ruang kelas yang ergonomis, laboratorium multimedia yang modern, dan perpustakaan yang representatif—terbukti mampu meningkatkan motivasi mengajar guru serta menstimulasi keterlibatan aktif (student engagement) siswa dalam pembelajaran. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran pemeliharaan dan laju kerusakan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen fasilitas dan infrastruktur yang profesional dan terencana dengan baik merupakan kunci penting dalam menciptakan atmosfer akademis yang kondusif demi mendongkrak mutu aktivitas belajar mengajar secara berkelanjutan
