"BIAR ANAK ANTENG": STUDI FENOMENOLOGI ORANG TUA MILENIAL DALAM MENERAPKAN ISLAMIC DIGITAL PARENTING PADA ERA AI
Kata Kunci:
Islamic Digital Parenting, Orang Tua Milenial, Kecerdasan Buatan (AI), Fenomenologi, PengasuhanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman fenomenologis orang tua milenial dalam menerapkan Islamic Digital Parenting di tengah dominasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Fenomena penggunaan gawai sebagai instrumen instan untuk menenangkan anak, yang sering disebut sebagai "biar anak anteng", menjadi titik tolak analisis dalam memahami negosiasi nilai antara kebutuhan praktis dan tanggung jawab moral-spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap orang tua milenial yang memiliki anak usia prasekolah hingga dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua milenial memaknai teknologi sebagai "asisten pengasuhan" yang menuntut kurasi konten secara ketat. Hambatan utama yang dihadapi meliputi parental burnout dan adiksi algoritma AI, yang kemudian direspons dengan strategi adaptif berupa co-viewing, restriksi berbasis nilai, dan substitusi aktivitas fisik. Kesimpulannya, Islamic Digital Parenting di era AI menuntut pergeseran orientasi dari pola asuh pasif menuju pola asuh sadar (mindful parenting) yang mengintegrasikan kehadiran emosional orang tua dalam setiap interaksi digital anak.
