BERTAHAN HIDUP DI ERA KOMPETISI: FENOMENOLOGI STRATEGI BRANDING DAN PERJUANGAN MADRASAH PINGGIRAN MENARIK MINAT SISWA BARU
Keywords:
Fenomenologi, Madrasah Pinggiran, Strategi Branding, Kompetisi Pendidikan, ResiliensiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara fenomenologis pengalaman perjuangan madrasah pinggiran dalam mempertahankan eksistensi dan menarik minat siswa baru di era kompetisi pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif-fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yang terdiri dari kepala madrasah, tenaga pendidik, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjuangan madrasah pinggiran merupakan manifestasi dari resiliensi kolektif yang berakar pada tanggung jawab moral. Strategi branding yang digunakan berbasis pada nilai-nilai spiritual dan karakter, serta didukung oleh kedekatan relasional yang intensif dengan komunitas lokal. Era kompetisi dimaknai sebagai katalisator inovasi yang mendorong madrasah tetap relevan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan madrasah pinggiran bersumber pada keteguhan integritas dan kemampuan membangun ikatan batin dengan masyarakat.
