STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN LITERASI KEAGAMAAN DIGITAL UNTUK MEMBENTUK SIKAP MODERAT PESERTA DIDIK DI ERA SOCIETY 5.0
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan literasi keagamaan digital guna membentuk sikap moderat peserta didik di era Society 5.0. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media digital sebagai sumber informasi keagamaan di kalangan generasi muda yang berpotensi memengaruhi cara berpikir, sikap, dan perilaku keberagamaan peserta didik. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan literasi keagamaan digital menjadi kebutuhan penting untuk mencegah penyebaran pemahaman keagamaan yang eksklusif, intoleran, dan tidak terverifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk memahami pengalaman dan makna yang dibangun oleh guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap guru Pendidikan Agama Islam, peserta didik, kepala madrasah, dan wakil kepala bidang kurikulum yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu penguatan kemampuan verifikasi informasi keagamaan digital, integrasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran berbasis teknologi, pembiasaan berpikir kritis terhadap konten keagamaan di media sosial, dan pembentukan budaya literasi digital religius di lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keagamaan digital berkontribusi dalam membentuk sikap moderat peserta didik melalui pengembangan kemampuan berpikir kritis, toleransi, dan tanggung jawab dalam menggunakan media digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi literasi keagamaan digital dalam pembelajaran PAI sebagai upaya penguatan moderasi beragama di era Society 5.0.
Kata Kunci: literasi keagamaan digital, Pendidikan Agama Islam, moderasi beragama, sikap moderat, Society 5.0.
