Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menangkal Dampak Negatif Media Sosial pada Generasi Z
Keywords:
Pendidikan Agama Islam, Media Sosial, Generasi Z, Literasi Digital Islam, Akhlak DigitalAbstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangkal dampak negatif media sosial pada Generasi Z di lingkungan sekolah menengah atas. Generasi Z sebagai digital native yang lahir antara tahun 1997-2012 menghadapi tantangan besar akibat penggunaan media sosial yang tidak terkendali, yang berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif seperti degradasi akhlak, hoaks, cyberbullying, konten radikalisme, dan addiction terhadap platform digital. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan desain sequential explanatory, yang menggabungkan pendekatan kuantitatif (survei) pada tahap pertama dan pendekatan kualitatif (wawancara mendalam) pada tahap kedua. Survei dilakukan kepada 240 peserta didik Generasi Z dari tiga SMA di Kota Bandar Lampung, sementara wawancara mendalam dilakukan kepada 15 guru PAI dan 20 peserta didik terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebanyak 78,3% peserta didik Generasi Z menggunakan media sosial lebih dari 5 jam per hari; (2) terdapat hubungan negatif yang signifikan antara intensitas pembelajaran PAI dengan tingkat paparan dampak negatif media sosial (r = -0,574, p < 0,01); (3) guru PAI mengimplementasikan empat strategi utama dalam menangkal dampak negatif media sosial, yaitu penguatan literasi digital berbasis Islam, pembelajaran nilai-nilai tabayyun, pembinaan akhlak digital, dan penguatan identitas Muslim digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAI memiliki peran yang sangat signifikan sebagai benteng moral Generasi Z dalam menghadapi tantangan era digital.
