TRANSFORMASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MODERASI BERAGAMA SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN KARAKTER MODERAT PESERTA DIDIK
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis moderasi beragama sebagai strategi penguatan karakter moderat peserta didik di sekolah menengah Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan keberagaman sosial, berkembangnya arus informasi digital, serta pentingnya penguatan nilai-nilai moderasi beragama dalam lingkungan pendidikan untuk mencegah munculnya sikap intoleran dan eksklusif di kalangan generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman, persepsi, dan pemaknaan yang dibangun oleh guru dan peserta didik terhadap implementasi pembelajaran berbasis moderasi beragama. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan guru Pendidikan Agama Islam, peserta didik, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu rekonstruksi paradigma pembelajaran PAI yang berorientasi pada moderasi beragama, penguatan budaya dialogis dan penghargaan terhadap keberagaman, integrasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran dan budaya sekolah, serta pembentukan karakter moderat melalui pengalaman belajar yang reflektif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa transformasi pembelajaran PAI berbasis moderasi beragama berkontribusi dalam membentuk peserta didik yang lebih toleran, inklusif, kritis, dan mampu menghargai perbedaan. Penelitian ini menegaskan bahwa moderasi beragama dapat menjadi paradigma pedagogis yang efektif dalam penguatan karakter peserta didik serta menjadi dasar pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang lebih inklusif dan responsif terhadap dinamika masyarakat multikultural.
Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, moderasi beragama, karakter moderat, transformasi pembelajaran, fenomenologi.
