MENEMUKAN TUHAN DI SEKOLAH: PENGALAMAN HIDUP (LIVED EXPERIENCE) SISWA PIAUD DALAM MENGIKUTI PROGRAM PEMBIASAAN IBADAH

Penulis

  • Sa'diah Safitri Universitas Islam An Nur Lampung

Kata Kunci:

Lived experience, pembiasaan ibadah, pendidikan anak usia dini, makna Tuhan, fenomenologi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lived experience (pengalaman hidup) siswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dalam mengikuti program pembiasaan ibadah serta bagaimana mereka mengonstruksi makna kehadiran Tuhan melalui rutinitas tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan fenomenologi Moustakas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan ibadah berfungsi sebagai ruang perjumpaan batin yang bermakna ketika difasilitasi dengan pendekatan kasih sayang. Siswa memaknai Tuhan melalui perspektif antropomorfik sebagai sosok pelindung dan pemberi rasa aman, yang terinternalisasi melalui pengalaman emosional positif dalam aktivitas rutin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pendidikan agama di tingkat PIAUD sangat bergantung pada pergeseran orientasi dari ritualistik-mekanistik menuju pembelajaran berbasis pengalaman (experience-based learning) yang menghargai perspektif subjektif anak.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

Safitri, S. . (2026). MENEMUKAN TUHAN DI SEKOLAH: PENGALAMAN HIDUP (LIVED EXPERIENCE) SISWA PIAUD DALAM MENGIKUTI PROGRAM PEMBIASAAN IBADAH. UNISAN JURNAL, 5(5), 13–19. Diambil dari https://www.journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal/article/view/5625

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Obs.: Plugin ini minimal membutuhkan satu plugin statistik/laporan aktif. Jika plugin statistik menghasilkan lebih dari satu metrik, pilihlah metrik utama pada pengaturan halaman admin dan/atau pada halaman pengaturan manajer jurnal.