INTERNALISASI NILAI ISLAM WASATHIYYAH DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA GENERASI DIGITAL NATIVE
Abstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai Islam Wasathiyyah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada generasi digital native di tengah meningkatnya pengaruh media digital terhadap konstruksi pemahaman keagamaan peserta didik. Fenomena berkembangnya berbagai informasi keagamaan di ruang digital menuntut pendidikan Islam untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama secara kontekstual dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman dan makna yang dibangun peserta didik dalam proses internalisasi nilai Islam Wasathiyyah. Penelitian dilaksanakan pada salah satu Madrasah Aliyah yang menerapkan penguatan moderasi beragama dalam pembelajaran PAI. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas peserta didik, guru Pendidikan Agama Islam, kepala madrasah, dan wakil kepala bidang kurikulum yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu konstruksi pemahaman Islam Wasathiyyah melalui pembelajaran kontekstual, penguatan literasi digital keagamaan yang moderat, pembiasaan sikap toleransi dalam interaksi sosial dan digital, serta refleksi keberagamaan sebagai proses internalisasi nilai. Temuan penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Islam Wasathiyyah berlangsung melalui integrasi pengalaman belajar, interaksi sosial, dan literasi digital yang membentuk kesadaran keberagamaan moderat pada generasi digital native. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan teori pendidikan Islam berbasis konstruktivisme serta memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah dalam memperkuat moderasi beragama melalui pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Kata Kunci: Islam Wasathiyyah, Pendidikan Agama Islam, generasi digital native, moderasi beragama.
